Ketika seseorang
mengkonsumsi minuman beralkohol, alkohol akan masuk ke aliran darah dan
berdampak pada fungsi tubuh dan otak. Jika Anda terlalu banyak mengonsumsi
alkohol, fungsi tubuh Anda akan berjalan lebih lambat. Mabuk adalah tanda awal
alkohol mulai mempengaruhi tubuh.
Umumnya, seseorang akan
mulai merasa mabuk setelah mengonsumsi 2-3 jenis minuman beralkohol dalam waktu
satu jam. Namun, tingkat toleransi terhadap alkohol bervariasi dari orang ke
orang.

Tingkat mabuk alkohol
Mengkonsumsi minuman
beralkohol dapat menyebabkan seseorang mabuk atau hangover, dengan ciri-ciri
seperti:
•
Kesulitan
membuat keputusan atau mencerna informasi
•
Koordinasi
menurun
•
Memperlambat
detak jantung dan pernapasan
•
Gangguan
penglihatan
•
Merasa sangat
mengantuk
•
Kehilangan
keseimbangan
Semakin banyak alkohol
yang Anda konsumsi, semakin kuat dampaknya bagi tubuh. Bahkan tingkat keracunan
alkohol yang sangat parah berbahaya karena dapat menyebabkan kejang, muntah,
dehidrasi, gagal ginjal akut, cedera, koma, dan bahkan kematian.
Untuk itu, penting
mengetahui tingkatan mabuk alkohol agar tahu kapan harus berhenti sebelum masuk
ke tahap membahayakan. Tingkatan ini dinilai dari blood alcohol content (BAC)
yaitu unit untuk mengukur jumlah alkohol dalam aliran darah seseorang.
Tingkatan mabuk alkohol
dapat diklasifikasikan dalam 7 fase, yaitu :
Sadar (sobriety)
Seseorang berada dalam
kondisi sober atau terkena dampak alkohol sangat ringan ketika hanya
mengonsumsi satu minuman beralkohol dalam periode satu jam. Kadar alkohol dalam
darahnya hanya sekitar 0,01-0,05% saja. Pada tingkatan ini, seseorang masih
merasa seperti dirinya sendiri.
Euforia/tipsy
Tipsy adalah
tanda-tanda awal saat alkohol mulai memberikan efek pada tubuh. Perempuan dan
laki-laki memiliki toleransi berbeda akan alkohol, termasuk kapan mulai
merasakan tipsy. Kurangi konsumsi minuman beralkohol seperti anggur merah,
karena Harga Anggur
Merah untuk saat ini juga
tidak murah.
Contohnya jika
laki-laki merasakan tipsy setelah konsumsi 2-3 jenis minuman beralkohol dalam
satu jam, perempuan bisa merasakan tipsy setelah mengonsumsi 1-2 jenis saja.
Kadar BAC dalam fase ini adalah 0,03-0,12%.
Ketika seseorang
mengalami tipsy, mereka bisa merasa lebih percaya diri dan berbicara lebih
banyak. Selain itu, orang tipsy lebih berani mengambil risiko meski respons
motoriknya lebih lambat. Lebih jauh lagi, orang tipsy memiliki rentang fokus
dan daya ingat yang lebih singkat.
Excitement
Tingkatan mabuk alkohol
berikutnya adalah excitement ketika sudah mengonsumsi 3-5 minuman (bagi
laki-laki) dan 2-4 minuman (bagi perempuan) dalam waktu satu jam.
Kadar BAC dalam tahapan
ini adalah 0,09-0,25%. Inilah fase ketika seseorang dikatakan mabuk. Beberapa
cirinya adalah:
·
Tidak stabil
secara emosi, bisa senang dan sedih bergantian
·
Kehilangan
kemampuan koordinasi
·
Kesulitan
mengingat sesuatu
·
Tidak bisa
mengambil keputusan
·
Penglihatan
semakin kabur
·
Kehilangan
keseimbangan
·
Merasa lelah dan
mengantuk
Confusion
Mengonsumsi lebih dari
5 minuman (bagi laki-laki) dan 4 minuman (bagi perempuan) dalam waktu satu jam
dapat menyebabkan seseorang masuk ke tahap confusion atau kebingungan.
Kadar BAC dalam tahap
ini adalah 0,18-0,30%. Ciri-cirinya adalah:
·
Kesulitan
berdiri dan berjalan
·
Emosi
meluap-luap
·
Sangat bingung
akan apa yang terjadi
·
Rentan
kehilangan kesadaran
·
Tidak dapat
merasakan sakit sehingga risiko cedera kian tinggi
Stupor
Fase berikutnya membuat
seseorang tak lagi bisa merespons terhadap apa yang terjadi di sekitar.
Mustahil untuk berdiri bahkan berjalan. Orang dalam tahapan ini bisa pingsan,
kejang, atau memiliki kulit pucat dan kebiruan.
Lebih jauh lagi, pada
fase dengan kadar BAC 0,25-0,40% ini seseorang tak lagi bisa bernapas dengan
normal. Refleks muntah atau gag reflex juga tidak bekerja optimal sehingga
sangat berbahaya jika tersedak muntah sendiri. Ini adalah tahap seseorang
memerlukan penanganan medis darurat.
Koma
Tingkatan mabuk alkohol
yang lebih parah adalah koma, terjadi ketika fungsi tubuh berfungsi sangat
lambat. Seseorang berisiko mengalami kematian pada tahap ini. Sangat penting
memberikan penanganan medis darurat saat kadar alkohol dalam darah menyentuh
0,35-0,45%.
Kematian
Ketika kadar alkohol
dalam darah sudah lebih tinggi dari 0,45%, seseorang bisa meninggal dunia
karena mabuk alkohol. Jika sudah menembus tahapan ini, artinya konsumsi alkohol
sudah terlampau banyak sehingga tubuh tak bisa lagi memberikan toleransi.












